DEPAPRE | Suaracyclops.com – Kekecewaan menyelimuti warga Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten Jayapura yang seharusnya segera disalurkan kepada masyarakat dilaporkan tertahan selama hampir satu minggu di kantor kampung setempat.
Bantuan beras sebanyak kurang lebih satu ton itu merupakan bagian dari program bantuan Bupati Jayapura untuk meringankan beban masyarakat di kampung-kampung. Namun hingga kini, bantuan tersebut belum juga dibagikan, sehingga memicu keresahan dan kemarahan warga. Senin, (29/12).
Kekecewaan warga ramai diperbincangkan di berbagai grup WhatsApp kampung. Banyak warga mempertanyakan kinerja aparat kampung yang dinilai tidak profesional dan kurang transparan dalam menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Seorang warga Kampung Tablasupa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa persoalan ini telah dikonfirmasikan langsung kepada Kepala Kampung Tablasupa. Menurutnya, warga hanya ingin bantuan tersebut segera dibagikan sesuai dengan peruntukannya.
Sementara itu, Kepala Kampung Tablasupa membantah telah memerintahkan penahanan bantuan beras tersebut. Ia mengaku telah menginstruksikan aparat kampung agar segera menyalurkan beras kepada warga berdasarkan data penerima yang tersedia. Jika hingga saat ini bantuan belum dibagikan, ia menyebut hal tersebut merupakan tindakan oknum aparat kampung yang tidak menjalankan perintah sebagaimana mestinya.
Di tengah situasi tersebut, pantauan di media sosial menunjukkan desakan warga kepada Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, untuk segera turun tangan dan mengambil langkah tegas. Warga berharap pemerintah daerah dapat memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat tanpa hambatan di tingkat bawah.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan mengingatkan pentingnya transparansi serta akuntabilitas aparatur kampung dalam penyaluran bantuan pemerintah, agar tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara tepat dan adil. (Obed/DanTop)
0 Komentar