Golkar Papua Fokus Pembenahan Internal Jelang Agenda Politik Nasional

Masa kepengurusan berakhir, DPD Golkar Provinsi Papua  siapkan Musda di 9 Kabupaten. Rabu, 11/2/2026 (Foto; Dani)



SENTANI | Suaracyclops.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Papua menegaskan pentingnya segera melaksanakan musyawarah daerah (Musda) di sembilan kabupaten. Hal ini menyusul berakhirnya masa kepengurusan partai di tingkat kabupaten pada tahun 2025.

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Max Richard Krey, ST, yang mewakili Ketua DPD Partai Golkar Papua Mathius D. Fakhiri, menyampaikan bahwa Musda menjadi kewajiban organisasi sesuai dengan aturan partai.

“Seluruh kepengurusan di kabupaten masa baktinya sudah berakhir. Maka wajib hukumnya di dalam partai untuk mempersiapkan Musda, memilih pemimpin baru, dan menyusun program kerja lima tahun ke depan,” kata Max Richard Krey, usai pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar Provinsi Papua di Hotel Yudha, Sentani.

Ia menjelaskan, agenda ini juga berkaitan dengan persiapan Partai Golkar menghadapi pesta demokrasi ke depan, baik pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah dan presiden pada tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, Partai Golkar membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kader untuk maju sebagai calon ketua. Proses pendaftaran telah dibuka, namun daftar nama calon baru akan diumumkan secara resmi dalam rapat paripurna.

“Siapa saja kader Partai Golkar boleh maju selama memenuhi syarat dan ketentuan partai. Nama-nama pendaftar hanya diketahui oleh Steering Committee, dan akan diumumkan dalam rapat paripurna,” jelasnya.

Terkait mekanisme pemilihan, Max menegaskan bahwa semuanya mengacu pada aturan organisasi Partai Golkar tahun 2025.

“Jika hanya ada satu calon yang memenuhi syarat, maka akan ditetapkan secara aklamasi. Namun jika ada dua atau lebih, maka akan dilakukan pemilihan secara demokratis,” ujarnya.

Adapun pihak yang memiliki hak suara dalam Musda antara lain pengurus kabupaten/kota, perwakilan kecamatan, serta organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, seperti SOKSI, Kosgoro, MKGR, AMPI, Al-Hidayah, MDI, serta organisasi sayap seperti KPPG dan AMPG.

Ia berharap, melalui Musda ini, Partai Golkar dapat semakin solid dan siap mendukung pembangunan daerah.

“Golkar harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, menang dalam legislatif, menang dalam Pilkada, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Papua. Setelah Musda, konsolidasi harus sampai ke tingkat distrik, kecamatan, hingga kampung,” pungkasnya. (DanTop) 

Posting Komentar

0 Komentar