Keluarga Almarhumah Kepala SD Negeri 5 Puay Soroti Minimnya Kehadiran Pemerintah Daerah

Saat pemakaman dilakukan, tidak ada perwakilan dari pihak Pemerintah ataupun Dinas Pendidikan. Jumat, 8/5/2026 (Foto; Doc Keluarga)



SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura menjadi sorotan keluarga almarhumah Kepala SD Negeri 5 Puay, Ibu Alm. Angganita Tokoro, S.Pd, yang dinilai kurang memberikan perhatian dan penghormatan atas wafatnya seorang aparatur sipil negara yang masih aktif bertugas.

Almarhumah diketahui mengabdi sebagai tenaga pendidik sejak tahun 1993 hingga meninggal dunia pada tahun 2026. Dengan pangkat terakhir Golongan IV/d, beliau masih aktif menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Negeri 5 Puay saat tutup usia.

Pihak keluarga menyampaikan rasa kecewa terhadap minimnya kehadiran maupun perhatian dari pemerintah daerah, baik dari pihak Bupati Jayapura maupun jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura selama almarhumah menjalani perawatan hingga proses pemakaman berlangsung.

“Kami sangat menyayangkan karena almarhumah telah mengabdi puluhan tahun sebagai guru dan kepala sekolah. Namun saat beliau meninggal dunia, tidak ada penghormatan maupun perwakilan resmi dari pemerintah daerah yang hadir,” ungkap pihak keluarga.

Menurut keluarga, sebagai seorang kepala sekolah aktif yang mengabdikan diri di wilayah kampung, almarhumah selama ini turut membawa nama pemerintah daerah dan dunia pendidikan Kabupaten Jayapura di tengah masyarakat.

Keluarga juga menilai akses menuju Kampung Puay bukan menjadi kendala, karena lokasi tersebut dapat dijangkau dengan baik. Oleh sebab itu, mereka berharap ke depan pemerintah daerah lebih memberikan perhatian dan penghargaan kepada para guru maupun pegawai yang telah lama mengabdi.

“Kami berharap pemerintah dapat lebih menghargai jasa para tenaga pendidik yang bekerja di lapangan. Kehadiran pemerintah, meski hanya perwakilan, sangat berarti sebagai bentuk penghormatan terakhir,” tambah keluarga.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat terkait pentingnya penghargaan moral dan penghormatan terhadap aparatur sipil negara, khususnya tenaga pendidik yang mengabdikan hidupnya untuk dunia pendidikan di daerah. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar