Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Dinilai sebagai Luapan Kekecewaan Masyarakat Papua

Korneles Yanuaring politisi orang asli Papua. Sabtu, 9/5/2026 (foto; Doc Dani)


SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com — Kerusuhan yang terjadi usai pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Politisi Orang Asli Papua (OAP) Korneles Yanuaring, menilai insiden tersebut merupakan luapan emosional masyarakat Papua terhadap berbagai persoalan yang selama ini dirasakan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dalam keterangannya, Korneles mengatakan kerusuhan di Stadion Lukas Enembe tidak bisa dilihat semata sebagai persoalan sepak bola. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan akumulasi kekecewaan masyarakat Papua terhadap sejumlah kebijakan negara yang dianggap mengabaikan hak-hak dasar Orang Asli Papua.

Ia menyebutkan beberapa persoalan yang dinilai masih menjadi beban masyarakat Papua, di antaranya tuntutan dialog mengenai sejarah integrasi Papua ke dalam NKRI, pelaksanaan otonomi khusus yang dinilai belum berjalan maksimal, hingga persoalan pembangunan dan kebijakan nasional yang dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat adat.

Korneles juga menyoroti keberadaan Majelis Rakyat Papua (MRP) yang menurutnya belum memiliki kewenangan substantif dalam menyelesaikan persoalan-persoalan strategis di Papua. Selain itu, ia menilai pengurangan sejumlah alokasi anggaran daerah seperti DAU dan DAK turut berdampak terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan pelayanan publik dan pembangunan.

Menurut dia, kebijakan Proyek Strategis Nasional di sejumlah wilayah Papua juga memicu keresahan masyarakat adat karena dianggap belum sepenuhnya melibatkan pemilik hak ulayat dalam proses pengambilan keputusan.

Selain persoalan ekonomi dan pembangunan, Korneles turut menyinggung situasi keamanan di Papua yang menurutnya masih sering memunculkan ketegangan dan berdampak terhadap masyarakat sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Ia berharap pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dapat memberi perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Tanah Papua melalui pendekatan dialogis dan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

“Berbagai persoalan di Papua perlu diselesaikan secara bijaksana dan terbuka agar tidak terus menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat,” ujar Korneles.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah terkait tanggapan atas pandangan yang disampaikan Korneles Yanuaring tersebut. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar