Kepala Kampung Sereh Siapkan Tiga Titik Bak Sampah Baru, Wujudkan Kampung Bersih dan Sejahtera

Foto bersama usai diskusi tentang penanganan masalah sampah di Heleybhey Obhe Sereh.  Sabtu, 25/10/2025 (Foto; Dani)


SENTANI | Suaracyclops.com — Kepala Kampung Sereh, Steven Eluay, menegaskan komitmennya dalam penanganan sampah di wilayahnya. Melalui kerja sama antara Pemerintah Kampung Sereh, WWF Indonesia, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, pihaknya menyiapkan tiga titik bak sampah baru untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah yang diikuti para ketua RT dan RW di Heleybhey Obhe Sereh, Sabtu (25/10/2025). Sosialisasi tersebut menjadi tindak lanjut dari aksi pembersihan sungai dan lingkungan yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kami ingin masyarakat lebih paham jenis sampah yang dihasilkan, baik dari rumah tangga maupun lingkungan sekitar. Dengan begitu, pengelolaan sampah bisa dilakukan dengan lebih tepat,” jelas Eluay.

Ia menyebut, dari hasil diskusi bersama warga, masih banyak lingkungan yang belum memiliki sarana pembuangan sementara, sehingga masyarakat kesulitan membuang sampah pada tempat yang benar.

“Warga sebenarnya sudah punya kesadaran untuk buang sampah pada tempatnya, tapi belum tersedia bak atau armada sampah yang memadai. Karena itu, kami bersama DLH dan WWF sepakat menyiapkan tiga titik bak sampah yang akan segera dipasang,” tambahnya.

Selain penyediaan fasilitas, WWF juga akan melakukan pendampingan kepada warga dengan menyiapkan SDM penggerak lingkungan di Kampung Sereh. Kelompok ini diharapkan mampu mendorong pengelolaan sampah mandiri yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

“Ke depan, penanganan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bisa memberi manfaat ekonomi. Misalnya, melalui daur ulang atau pemanfaatan sampah organik,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan warga, Hantos Hindom, mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup dapat menyiapkan regulasi dan anggaran khusus untuk mendukung program pengelolaan sampah di tingkat kampung.

“Kami berharap ada regulasi dan pembiayaan yang jelas dari pemerintah daerah agar kegiatan ini bisa berjalan dari tingkat kabupaten hingga RT dan RW, termasuk kerja sama dengan bank sampah,” ujarnya.

Kegiatan ini akan terus dipantau melalui evaluasi mingguan, sebagai bagian dari program berkelanjutan menuju “Kampung Sereh Bersih dan Sejahtera” yang digerakkan oleh partisipasi masyarakat sendiri. (DanTop) 

Posting Komentar

0 Komentar