SENTANI | Suaracyclops.com — Komisi D DPRD Kabupaten Jayapura melanjutkan agenda kunjungan kerja dalam daerah dengan menyambangi Kampung Sereh, Distrik Sentani, untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait pengelolaan dana kampung dan pelayanan publik di tingkat akar rumput.
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jayapura, Marshita K. S. Idar, S.H., mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut masyarakat berharap agar dana kampung yang diterima tidak lagi mengalami pemotongan atau pengalihan untuk keperluan lain di luar program pembangunan yang sudah direncanakan.
“Kami datang ke Kampung Sereh untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi harapan masyarakat. Yang paling banyak disampaikan adalah soal dana kampung. Warga berharap anggarannya tidak lagi dipotong untuk hal-hal lain, tetapi digunakan sepenuhnya untuk membangun kampung,” ujar Marshita usai kegiatan, Kamis (23/10).
Meski saat ini pemerintah daerah sedang melakukan efisiensi dan refocusing anggaran, Marshita memastikan DPRD akan terus memperjuangkan agar alokasi dana kampung tetap terjaga dan tepat sasaran.
“Kami paham kondisi keuangan daerah sedang ketat, tapi kami akan tetap bersuara supaya dana kampung tidak dikurangi. Kampung Sereh ini bisa menjadi contoh karena masyarakatnya cukup aktif dan punya banyak inovasi,” tambahnya.
Dalam rangkaian kunjungan kerja kali ini, Komisi D mengunjungi lima kampung di Kabupaten Jayapura. Sebelumnya rombongan telah menyambangi Kampung Klaisau di Distrik Gresi Selatan dan Kampung Yaugapsa di Distrik Demta. Setelah Kampung Sereh, kunjungan akan dilanjutkan ke Kampung Yobeh dan Kampung Puai.
Marshita juga menyoroti pentingnya pemerataan program pojok baca dan perpustakaan kampung. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi salah satu sarana penting untuk menumbuhkan minat baca anak-anak di usia dini.
“Kami banyak menerima masukan soal pojok baca. Harapan kami, tahun 2026 nanti setiap kampung di Kabupaten Jayapura sudah memiliki pojok baca agar anak-anak bisa belajar dan menambah wawasan di luar jam sekolah,” jelasnya.
Hasil dari kunjungan kerja ini akan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama OPD terkait untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Jayapura Tahun 2026. (DanTop)
0 Komentar