Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Kampung, Bupati Yunus Wonda Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Daerah

Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., pimpim rapat koordinasi bersama para kepala Distrik, Kepala Kampung, dan Pengurus Koperasi di Aula Kantor Bupati Jayapura lantai 2. Rab, 29/10/2025 (Foto; RAE)



SENTANI | Suaracyclops.com -Pemerintah Kabupaten Jayapura terus berkomitmen memperkuat perekonomian masyarakat kampung melalui program Koperasi Merah Putih (KopDes). Hal ini ditegaskan oleh Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H.,dalam rapat koordinasi bersama para kepala distrik, kepala kampung, dan pengurus koperasi di Aula Kantor Bupati Jayapura lantai 2, Rabu (29/10).

Dalam arahannya, Bupati Yunus Wonda menekankan bahwa koperasi merupakan bagian penting dalam membangkitkan kembali ekonomi rakyat di tingkat kampung. Ia menyebut, seluruh jajaran pemerintahan wajib berperan aktif mendukung pelaksanaan program ini sesuai arahan nasional.

“Tidak ada alasan kita belum siap. Koperasi Merah Putih ini wajib dilaksanakan. Kita harus bersama-sama menghidupkan kembali perekonomian rakyat,” tegas Bupati.

Bupati menjelaskan, koperasi bukan sekadar program, tetapi wadah nyata untuk mengelola potensi lokal seperti pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan. Ia menegaskan agar setiap kepala distrik dan kepala kampung memastikan koperasi di wilayahnya berjalan baik, transparan, dan bertanggung jawab.

“Kita harus pastikan koperasi ini dikelola dengan benar agar tidak berhenti di tengah jalan. Koperasi yang hidup akan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa program penguatan koperasi akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Jayapura yang sudah tercatat sebanyak 139 kampung, 5 kelurahan, dan 19 distrik. Wilayah-wilayah ini akan menjadi sasaran utama pembentukan koperasi berbasis potensi lokal.

Dandim 1701/Jayapura Tekankan Koordinasi dan Kesiapan Lahan

Dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim 1701/Jayapura Letkol Inf. Taufik Hidayat,
menambahkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan fisik koperasi. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru dari dinas terkait, tercatat 149 lokasi yang tersebar di seluruh distrik akan menjadi titik pembangunan koperasi.

“Semua kabupaten dan kota di Indonesia saat ini melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk penyiapan lahan secara akurat. Status lahan harus jelas sebelum pembangunan dimulai agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” Ucapnya,

Dandim juga memaparkan bahwa setiap bangunan Koperasi Merah Putih akan dibangun di atas lahan seluas 20 x 30 meter, dengan desain modern dan fasilitas lengkap yang bahkan melebihi toko ritel seperti Indomaret atau Alfamart.

Fasilitas tersebut mencakup gedung utama, gudang, klinik kesehatan, ruang simpan pinjam, area parkir, hingga mesin ATM, semuanya dirancang untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Pemerintah pusat juga akan memberikan dukungan berupa satu unit mobil pick-up dan dua unit sepeda motor untuk operasional koperasi di setiap lokasi.

“Bangunannya akan jauh lebih bagus dan lengkap. Desainnya modern agar menarik masyarakat untuk berbelanja dan memanfaatkan fasilitas di koperasi tersebut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa hanya kampung dengan jumlah minimal 500 kepala keluarga yang memenuhi syarat untuk dibangun koperasi, sesuai ketentuan nasional. Selain itu, faktor aksesibilitas, kondisi medan, serta ketersediaan bahan material juga menjadi pertimbangan utama.

“Tujuan utama koperasi ini adalah menggerakkan ekonomi masyarakat kampung. Karena itu, kita harus pastikan semua persiapan , dari lahan, bangunan, hingga pengelolaan , berjalan sesuai instruksi dan kebutuhan daerah,” tegas Dandim.


Koperasi Merah Putih, Simbol Sinergi Pemerintah dan Rakyat

Baik Bupati Jayapura maupun Dandim 1701/Jayapura sepakat bahwa Koperasi Merah Putih menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI, dan masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis kampung.

Dengan fasilitas yang lengkap dan sistem pengelolaan modern, koperasi diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi, pelayanan masyarakat, dan pemberdayaan keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura.

“Kita ingin koperasi ini benar-benar hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat kampung. Mari kita pastikan program ini berjalan baik demi kemajuan ekonomi rakyat,” pungkas Bupati Yunus Wonda.(RAE/DanTop) 🔥

Posting Komentar

0 Komentar