SENTANI | Suaracyclops.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyalurkan bantuan alat pembuatan keripik kepada 14 pelaku UMKM Orang Asli Papua (OAP) yang bergerak di bidang usaha makanan olahan.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada pelaku usaha yang selama ini masih berada pada level usaha bawah dengan keterbatasan peralatan produksi.
“Peralatan yang digunakan para pelaku usaha sebelumnya masih sederhana. Melalui bantuan ini, kami ingin meningkatkan kualitas alat produksi mereka agar hasil olahan semakin baik,” ujar Haryanto usai penyerahan bantuan, Kamis (11/12).
Menurutnya, Kabupaten Jayapura memiliki potensi bahan baku pangan lokal yang sangat melimpah, seperti pisang, ubi, dan hasil pertanian lainnya, yang dapat diolah menjadi produk keripik bernilai ekonomi tinggi.
Ia menjelaskan, 14 pelaku UMKM penerima bantuan telah mengajukan proposal sebelumnya dan dinilai memenuhi kriteria, terutama dari sisi konsistensi usaha dan keberlanjutan produksi.
“Kami prioritaskan pelaku usaha yang sudah konsisten dan telah memiliki produk. Alat ini menjadi stimulan agar usaha mereka yang sebelumnya sudah berjalan bisa berkembang lebih baik lagi,” jelasnya.
Selain alat produksi, Dinas Koperasi dan UMKM juga memberikan peralatan pendukung skala kecil guna meningkatkan daya tahan produk makanan, sehingga produk yang dihasilkan dapat bertahan lebih lama dan memiliki kualitas yang lebih baik saat dipasarkan.
Haryanto menambahkan, proses penyaluran bantuan tidak hanya berdasarkan proposal semata, tetapi juga melalui pemantauan langsung terhadap aktivitas usaha, keikutsertaan pelaku UMKM dalam pameran, serta rekomendasi dari kelompok atau komunitas usaha.
“Kami melihat langsung bagaimana usaha mereka berjalan. Ada yang sudah cukup maju, ada juga yang masih dalam bentuk kelompok. Namun yang kami utamakan adalah pelaku usaha yang menunjukkan keseriusan dan konsistensi,” katanya.
Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap para penerima bantuan. Para pelaku UMKM juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan promosi, termasuk pameran dan event ekonomi kreatif.
“Kami akan terus memantau hasilnya. Jika ada pameran atau kegiatan promosi, para pelaku UMKM ini akan kami libatkan agar produk mereka semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar,” pungkas Haryanto. (DanTop)
0 Komentar