SENTANI | Suaracyclops.com – Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) Provinsi Papua, Prof. Dr. Nomensen Mambraku, menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting sebagai benteng utama mempertahankan identitas dan martabat Orang Asli Papua (OAP). Hal tersebut ia sampaikan usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V DKTP Kabupaten Jayapura, Selasa, (9/12).
Musda ini digelar untuk mempersiapkan pemilihan pengurus baru DKTP Kabupaten Jayapura periode lima tahun ke depan. Menurut Prof. Mambraku, keberadaan DKTP harus menjadi wadah pemersatu, penguat, dan pelindung identitas budaya masyarakat Papua.
“Bagi saya Musda ini adalah alat untuk memperpanjang harkat dan martabat kesenian Tanah Papua. Dewan Kesenian hadir untuk memproteksi identitas orang Papua agar tidak hilang tergerus budaya luar,” ujar Prof. Mambraku.
Ia menegaskan, seni dan budaya adalah warisan yang menyimpan martabat OAP. Karena itu, generasi sekarang tidak boleh kehilangan jati diri budaya, dan perlu menjaga apa yang sudah ditinggalkan oleh leluhur.
“Kita harus bersyukur dan menjaga nilai seni budaya. Jangan sampai generasi sekarang menjadi terancam dan melukai apa yang telah diwariskan oleh pendahulu kita,” tambahnya.
Seruan: Stop Gunakan Lagu dan Tarian dari Luar dalam Seremonial
Dalam kesempatan itu, Prof. Mambraku kembali menyerukan agar seluruh kegiatan seremonial di Papua tidak lagi menggunakan lagu dan tarian dari luar, tetapi harus menampilkan karya asli Papua.
“Saya menyerukan kepada semua pengurus dewan kesenian di seluruh Papua, dalam seremonial kita tidak boleh lagi menggunakan lagu dan budaya luar. Kita harus gunakan lagu yang menggambarkan identitas dan martabat orang Papua,” tegasnya.
DKTP sebagai Struktur Penjaga Identitas
Prof. Mambraku juga menjelaskan kedudukan struktural DKTP, yang dipimpin oleh satu sekretaris jenderal berkedudukan di Provinsi Papua, lalu ditopang oleh ketua-ketua DKTP di kabupaten/kota.
“Kita akan bekerja bersama dalam rangka mempertahankan identitas dan harkat martabat orang Papua di seluruh tanah air,” ujarnya.
Musda ke-5 DKTP Kabupaten Jayapura diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen pelestarian seni budaya serta memastikan regenerasi kepengurusan yang mampu menjawab tantangan budaya di era modern. (DanTop
0 Komentar