Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Samuel Yoku, SH, Selasa. 9/12/2025 (Foto; Irwan)
SENTANI | Suaracyclops
com – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Samuel Yoku, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V Dewan Kesenian Tanah Papua (DKTP) Kabupaten Jayapura Tahun 2025, Selasa (9/12). Hadir mewakili Bupati Jayapura, Wabup menyampaikan pesan penting agar pelestarian seni dan budaya Papua terus dijaga sebagai identitas yang diwariskan Tuhan.
Dalam sambutannya, Wabup menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Papua adalah anugerah yang harus dirawat, bukan dirusak oleh pengaruh luar.
“Tuhan memberi kita hikmat, rambut keriting, kulit hitam, dan kehidupan di tanah Papua. Itu bukan sembarang, tetapi warisan bernilai besar,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan dewan kesenian mampu menjadi wadah pemersatu, bukan menciptakan kelompok-kelompok yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat.
“Lewat dewan kesenian yang terbentuk, semua harus dirangkul menjadi satu kekuatan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai seni dan budayanya,” tambahnya.
Harapan Musda Melahirkan Pengurus Berkualitas
Wabup juga berharap Musda DKTP Ke-V mampu menghasilkan keputusan terbaik demi perkembangan seni budaya di Kabupaten Jayapura.
Menurutnya, pengurus DKTP yang baru harus memiliki komitmen menjaga nilai luhur budaya Papua agar tetap tumbuh dan berkembang.
“Saya berharap Musda ini melahirkan keputusan yang baik, sehingga kehidupan dewan kesenian di Kabupaten Jayapura bisa bertumbuh dan berkembang,” katanya.
Seruan: Gunakan Lagu dan Tarian Asli Papua
Pada kesempatan itu, Wabup kembali menyampaikan pesan agar dalam setiap acara seremonial tidak lagi menggunakan lagu dan tarian dari luar daerah.
“Mari kita gunakan lagu dan tari-tarian dari tanah Papua. Kita harus bangkit dan menghidupkan kembali warisan leluhur. Jangan sampai kita terkontaminasi budaya luar,” tegasnya.
Ia menyebut bahwa seni budaya Papua harus menjadi kebanggaan, bukan sekadar pelengkap.
Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Papua
Wabup mengajak generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan mempraktekkan tradisi seni yang telah diwariskan.
“Warisan budaya yang kita miliki itu sangat penting. Mari kita jaga, pupuk, dan kembangkan,” tutupnya. (DanTop)
0 Komentar