MRP Fokus Kesehatan OAP, Yang Mulia Christian Momi Ondikeleuw Desak Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Foto bersama Yang Mulia Christian M Ondikeleuw, usai kegiatan penjaringan aspirasi MRP Papua  di Kampung Sereh Distrik Sentani Kabupaten Jayapura. Kamis, 11/12/2025 (Foto; Dani)



SENTANI | Suaracyclops.com — Majelis Rakyat Papua (MRP) menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan kualitas dan akses layanan kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP). Hal ini disampaikan Anggota MRP Pokja Agama, Yang Mulia Christian Momi Ondikeleuw, S.IAN, saat ditemui usai kegiatan Penjaringan Aspirasi di Halaman Kesian Yang Mulia, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kegiatan penjaringan aspirasi ini merupakan agenda tahunan dengan melibatkan 42 anggota MRP dari berbagai pokja. Selama hampir satu tahun, MRP menampung dan mengolah aspirasi masyarakat sebagai bentuk amanat majelis sebelum menutup masa sidang tahun 2025.

“Tema yang kami angkat pada penjaringan aspirasi tahun ini adalah soal kesehatan. Kami melihat banyak orang asli Papua yang masih belum mendapat pelayanan kesehatan yang layak. Ada yang sakit, terbaring di rumah, dan tidak ditangani dengan baik,” ujar Ondikeleuw.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah — baik Provinsi Papua, KKabupaten maupun Kota — harus mengambil kebijakan yang menjamin pelayanan kesehatan bagi OAP, termasuk memastikan pasien mendapatkan perawatan hingga sembuh sebelum dipulangkan.

“Kesehatan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. Kami berharap pemerintah hadir dan benar-benar melayani. Ini pesan kami kepada pemprov, pemkab, dan pemkot,” tambahnya.

Ondikeleuw juga menyinggung pembahasan dana Otonomi Khusus (Otsus). Ia meminta pemerintah pusat tidak memangkas anggaran Otsus, bahkan menambah alokasi bila memungkinkan.

“Dana Otsus sangat penting untuk pendidikan, kesehatan, pembangunan, ekonomi kreatif, adat, pemuda, perempuan, dan sektor-sektor lainnya. Kami akan terus mengawal agar dana itu benar-benar sampai kepada masyarakat hingga ke kampung-kampung,” tegasnya.

Menutup wawancara, ia menyampaikan bahwa seluruh anggota MRP akan kembali bekerja pada tahun 2026 dengan program-program baru, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua selama lima tahun ke depan.
.
“Selamat Natal dan Tahun Baru untuk seluruh masyarakat Papua. Kami tetap berkomitmen menjaga amanat majelis dan memperjuangkan kepentingan orang asli Papua,” ucapnya.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Kepala Dinas Sosial yang di Wakili Sekretaris Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan melalui perwakilannya Yakoba A. Bagre (Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer), Direktur RSUD Yowari, dan Ketua BPJS Kesehatan Kabupaten Jayapura. (DanTop) 

Posting Komentar

0 Komentar