KALSEL | Suaracyclops.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat tahap pertama yang dilaksanakan secara hybrid di seluruh Indonesia. Pusat peresmian berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.
Peresmian tahap awal ini mencakup 131 kabupaten dan kota dengan konsep sekolah berasrama yang dirancang untuk memperkuat akses dan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Setiap Sekolah Rakyat dilengkapi dengan fasilitas pendukung pembelajaran modern, mulai dari ruang kelas representatif, komputer atau laptop untuk setiap siswa, TV board, hingga fasilitas olahraga dan musik. Selain itu, para siswa juga mendapatkan layanan makan bergizi bersama tiga kali sehari, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan mendukung proses belajar yang optimal.
Program Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas, sekaligus membangun sumber daya manusia unggul secara berkelanjutan.
Hingga tahap pertama ini, program Sekolah Rakyat telah diikuti oleh hampir 16.000 siswa dan berhasil menyerap lebih dari 7.000 tenaga pendidik di berbagai daerah.
Ke depan, pemerintah menargetkan pengembangan program ini hingga 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa di setiap sekolah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap pendidikan tidak hanya menjadi hak, tetapi juga menjadi jalan utama menuju peningkatan kualitas hidup dan masa depan generasi Indonesia. (SetPres/DanTop)
0 Komentar