C. R. Talantan Sebut Cendrawasih Cup Papua 2026 Ajang Lahirkan Atlet Domino

Ribuan peserta ramaikan Cendrawasih Cup Papua  National Tournament Domino  2026 di GOR Waringin Kota Jayapura Provinsi  Papua. Sabtu, 7/2/2026 (Foto; Dani)



JAYAPURA | Suaracyclops.com – Cendrawasih Papua  Cup (CPC) National Domino Tournament 2026 resmi dibuka di GOR Waringin, Kota Jayapura, Jumat (7/2). Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah bagi dunia domino di Tanah Papua karena domino kini diakui sebagai cabang olahraga prestasi.

Ketua Panitia CPC Cintiya Ruliani Tantan, S.KM,. MH. Prestasi, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah.

“Peserta hadir dari Gorontalo, Kalimantan, Sulawesi, dan hampir seluruh wilayah Papua. Ini menjadi bukti bahwa domino telah naik kelas menjadi olahraga prestasi,” ujarnya.

Diikuti Lebih dari Seribu Pasangan
Turnamen ini diikuti sekitar 1.024 pasangan pada kategori reguler dan 96 tim pada kategori eksklusif.

 Untuk hari pertama, pertandingan difokuskan pada kategori reguler, sementara kategori eksklusif dijadwalkan bertanding pada hari berikutnya.

Rukiani, berharap ajang ini mampu melahirkan bibit atlet domino berprestasi dari Papua, sekaligus menjadi tolok ukur penyelenggaraan turnamen domino di masa mendatang.

Terbuka untuk Semua Kalangan
Meskipun mayoritas peserta adalah laki-laki, turnamen ini tidak membatasi jenis kelamin maupun usia. Peserta perempuan juga diperbolehkan mengikuti pertandingan dan dapat berpasangan dengan laki-laki.

“Domino melatih daya ingat, konsentrasi, dan strategi. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga olahraga yang membutuhkan kecerdasan,” tambahnya.

Seleksi Berjenjang

Sebelum tampil di ajang nasional ini, peserta telah mengikuti seleksi berjenjang mulai dari tingkat gardu, wilayah, kabupaten/kota, hingga provinsi. Pada kejuaraan tingkat provinsi sebelumnya, atlet dari Kabupaten Jayapura berhasil meraih dua gelar juara, sementara Kota Jayapura meraih satu gelar juara.

Dukung UMKM Lokal

Turnamen ini juga melibatkan sekitar 19 pelaku UMKM lokal yang membuka stan di sekitar arena pertandingan.

Talantan, mengatakan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi standar baru bagi kejuaraan domino nasional.

“Kami ingin Cendrawasih Cup menjadi ajang yang lebih besar, lebih profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Turnamen berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, dan dibuka secara simbolis dengan Colo Sagu bersama. (DanTop) 

Posting Komentar

0 Komentar