Colo Sagu Tandai Pembukaan Cendrawasih Papua Cup Domino Nasional

Domino resmi jadi Olahraga prestasi, di Tanah Papua. Sabtu,  7/2/2026 (Foto; Dani)


JAYAPURA | Suaracyclops.com – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Papua menegaskan bahwa domino kini telah menjadi cabang olahraga prestasi, bukan lagi sekadar permainan hiburan. Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan nasional domino yang digelar di Kota Jayapura.

Ketua Pengprov PORDI Papua, H. Supriadi Prestasi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran peserta dari berbagai daerah, mulai dari Gorontalo, Kalimantan, Sulawesi, hingga hampir seluruh wilayah Tanah Papua.

“Hari ini kita mengukir sejarah. Domino kini menjadi bagian dari olahraga prestasi dan mendapatkan tempat terhormat di Indonesia,” ujarnya.

Dukungan Pusat dan Pesan Kebersamaan

Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) Pusat Dr. KH. Andi Jamaro Dulung, M.Si PORDI, turut memberikan sambutan dan mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, sportivitas, serta nilai-nilai kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

Ia menekankan pentingnya disiplin, saling menghormati, serta menjaga suasana kondusif, termasuk menghentikan permainan sementara apabila waktu ibadah tiba.

“Kita ingin domino tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter yang menjunjung tinggi nilai moral, kebersamaan, dan kedamaian,” katanya.

Abdul juga menyampaikan bahwa PORDI telah aktif secara nasional selama lebih dari enam tahun dan mulai mengembangkan pembinaan di Papua sejak 2020, sebagai simbol bahwa Papua adalah gerbang timur Indonesia.

Pemprov Papua Beri Apresiasi

Dukungan juga datang dari Gubernur Papua yang sambutannya dibacakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Plt Kadispora) Papua. Laorens Wantik.

Dalam sambutan tersebut, Pemprov Papua mengajak seluruh peserta untuk menjadikan olahraga domino sebagai sarana membangun kebersamaan, kejujuran, kerja sama, dan semangat kompetisi yang sehat, serta menghormati perbedaan latar belakang sosial dan budaya.

“Mari kita jadikan ajang ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan membawa nama baik Papua di tingkat nasional,” demikian isi sambutan tersebut. (DanTop) 

Posting Komentar

0 Komentar