Penyerahan secara simbolis oleh Kepala Suku Syors Ondikeleuw di terima oleh Ondofolo Kampung Ifar. Besar. Rabu, 29/4/2026 (foto; Nagret)
SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan terasa kuat dalam partisipasi masyarakat adat Helle Wabhouw (HW), Kampung Sereh, menjelang peringatan satu abad masuknya Injil di Pulau Ajauw (Bhulende) 1 Mey 2026, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.
Mewakili Ondofolo Ondikeleuw Haliufoiteuw, Yanto Eluay. Khoselo (Kepala Suku) Syors Ondikeleuw, menyampaikan rasa syukur atas keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung perayaan iman tersebut. Ia menegaskan bahwa Injil telah menjadi dasar yang mempersatukan masyarakat untuk hidup rukun sebagai sesama basudara di wilayah pesisir Danau Sentani. Rabu, (29/4)
“Kita semua dipersatukan melalui Injil untuk hidup dalam kebersamaan, saling menghargai antar kampung, khususnya di wilayah pesisir Danau Sentani,” ujar Khoselo (Kepala Suku) Imeamfa, Syors Ondikeleuw.
Bagi masyarakat adat Helle Wabhouw, momentum satu abad Injil di Ajauw bukan sekadar seremoni, melainkan ungkapan sukacita dan rasa syukur yang diwujudkan melalui kebersamaan dan aksi nyata.
Sebagai bentuk dukungan, masyarakat Kampung Sereh bersama pemerintah kampung mengumpulkan dan menyerahkan berbagai bahan makanan dan kebutuhan pokok. Bantuan tersebut antara lain berupa satu ekor babi, satu ekor sapi, 86 karung beras dengan berbagai ukuran, 75 karton air minum Robongholo, serta bahan pangan lokal seperti sagu, pisang, keladi, betatas, dan ubi-ubian.
Selain itu, turut diserahkan bahan kebutuhan lainnya seperti gula, kopi, teh, minyak goreng, sirup, kelapa tua, hingga pinang. Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong masyarakat adat Helle Wabhouw bersama Pemerintah Kampung Sereh.
Meski Ondofolo tidak dapat hadir secara langsung karena kesibukan, kehadiran istri Ondofolo bersama tiga kepala suku dan masyarakat menjadi simbol kuat komitmen dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ondofolo dan Yo Ondofolo Heasey yang telah menerima bantuan dengan penuh sukacita, serta menjamu masyarakat dengan hidangan yang melimpah.
Di akhir penyampaian, masyarakat Kampung Sereh turut mengundang seluruh pihak untuk bersama-sama menghadiri dan merayakan puncak peringatan satu abad Injil di Ajauw (Ifar Besar) yang akan berlangsung pada 1 Mei 2026.
Momentum ini menjadi pengingat akan nilai berbagi dan kebersamaan, sebagaimana tertulis dalam firman Tuhan: “Orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak” (2 Korintus 9:6).
Dengan semangat “Onomi Reimai”, masyarakat berharap kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi warisan bagi generasi mendatang. (DanTop)
0 Komentar