JAYAPURA | Suaracyclops.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Jayapura menerima laporan terkait dua orang nelayan yang belum kembali dari melaut di perairan Jayapura. Laporan tersebut diterima pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 15.15 WIT.
Pelaksana Harian Kepala Kantor SAR Jayapura, Elia Wassanggai, menjelaskan bahwa laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Ibu Hasniyah, yang merupakan pihak keluarga korban. Kedua nelayan yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Agus Salim (30) dan Sa’dai (40).
“Berdasarkan informasi dari keluarga, kedua korban berangkat melaut untuk memancing ikan pada Senin, 5 Januari 2026. Namun hingga hari ini belum kembali dan tidak ada kabar,” ujar Elia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR Jayapura langsung melakukan briefing dan persiapan. Pada pukul 15.30 WIT, tim bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Dalam operasi pencarian ini, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya Rescue Car, Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan SAR air, drone, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam upaya pencarian meliputi Basarnas, Polairud Polda Papua, serta pihak keluarga korban. Kondisi cuaca saat pencarian berlangsung dilaporkan berawan, dengan tinggi gelombang laut berkisar antara 1 hingga 2 meter.
“Hari ini tim telah melaksanakan pencarian, namun hasilnya masih nihil karena kondisi gelombang yang cukup tinggi. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada esok hari,” tutup Elia Wassanggai.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jayapura memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait serta mengoptimalkan upaya pencarian hingga kedua nelayan tersebut ditemukan. (Humas/DanTop)
0 Komentar