SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan balita resmi diluncurkan di Balai Posyandu Otauw, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (2/6).
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas gizi ibu dan anak sekaligus menekan angka stunting dan gizi kurang di tingkat kampung.
Kepala Kampung Sereh, Steven Eluay, mengatakan peluncuran perdana MBG disambut baik oleh pemerintah kampung, kader Posyandu, ibu hamil, serta para orang tua balita yang menjadi penerima manfaat.
“Hari ini kami dari Pemerintah Kampung Sereh bersama kader Posyandu, ibu hamil, dan balita menerima peluncuran perdana program Makan Bergizi Gratis. Program ini khusus diberikan kepada ibu hamil dan balita yang terdaftar di Posyandu Kampung Sereh,” ujar Steven.
Ia menjelaskan program tersebut disalurkan melalui BKKBN yang selama ini menjadi mitra Posyandu dalam mendukung berbagai program kesehatan masyarakat.
Menurutnya, pemberian makanan bergizi secara rutin diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan balita sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal.
“Harapan kami, program ini dapat meningkatkan kualitas gizi kurang ibu hamil dan balita serta membantu menekan angka stunting di Kampung Sereh. Bahkan kalau bisa, ke depan tidak ada lagi kasus stunting dan gizi kurang karena kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi dengan baik,” katanya.
Pada penyaluran perdana, sebanyak 71 balita tercatat menerima manfaat program MBG. Jika jumlah penerima bertambah, kader Posyandu akan melaporkan kepada pihak terkait untuk penyesuaian jumlah bantuan.
Sementara itu, Ketua Kader Posyandu Otauw, Yuliana Mokay, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, MBG sangat membantu para kader dalam mendukung pemenuhan gizi kurang ibu hamil dan balita di Kampung Sereh.
“Program ini sangat membantu kami para kader Posyandu. Kami berharap para orang tua tidak hanya datang saat mengambil makanan bergizi gratis, tetapi juga rutin membawa anak-anak mereka ke Posyandu setiap bulan untuk ditimbang dan diperiksa kesehatannya,” ujar Yuliana.
Ia menegaskan bahwa kehadiran bayi, balita, dan ibu hamil dalam kegiatan Posyandu sangat penting agar kader dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala.
“Pada saat kegiatan Posyandu, bayi, balita, dan ibu hamil wajib hadir. Dengan begitu kami para kader bisa memantau tumbuh kembang anak-anak, mengetahui kondisi kesehatannya, dan mendeteksi lebih dini apabila ada masalah gizi maupun risiko stunting. Jangan hanya datang saat mengambil MBG, tetapi juga aktif mengikuti seluruh kegiatan Posyandu,” tambahnya.
Program MBG akan dilayani setiap Senin hingga Jumat. Para penerima manfaat datang ke Posyandu untuk mengambil makanan bergizi yang kemudian dibawa pulang untuk dikonsumsi oleh balita dan ibu hamil.
Pemerintah Kampung Sereh sangat berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kehadiran MBG dinilai sangat membantu dalam upaya mengurangi angka stunting dan gizi kurang di Kampung Sereh, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (Nagret)
0 Komentar