Usai Dibina Tiga Tahun di SKODI Solo, Frans Marcelino Doyapo Kembali ke Papua

Foto bersama usai penyerahan Atlet Disabilitas NPCI Kabupaten Jayapura Usai menempuh pendidikan di SKODI Solo, Jawa Tengah. Sabtu, 27/6/2026 (Foto; Doc NPCI)



SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengantarkan sekaligus mengembalikan atlet disabilitas NPCI Kabupaten Jayapura, Frans Marcelino Doyapo, ke Papua setelah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan selama tiga tahun di Sentra Khusus Olahragawan Disabilitas Indonesia (SKODI) di Solo, Jawa Tengah.

Dua orang perwakilan Kemenpora RI tiba di Bandara Sentani menggunakan maskapai Garuda Indonesia pada Sabtu pagi untuk mendampingi kepulangan Frans Marcelino Doyapo ke tanah kelahirannya.

Ketua NPCI Kabupaten Jayapura, Renaldi David Tokoro, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kemenpora RI atas kesempatan yang telah diberikan kepada Frans untuk menimba ilmu, mengembangkan kemampuan, serta menjalani pembinaan olahraga di SKODI.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora RI atas perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada Frans Marcelino Doyapo selama tiga tahun mengikuti pendidikan dan pembinaan di SKODI Solo. Ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan atlet disabilitas Indonesia," ujar Renaldi.

Menurutnya, Frans Marcelino Doyapo tidak hanya menjadi salah satu atlet potensial bagi NPCI Provinsi Papua, tetapi juga merupakan aset penting bagi NPCI Kabupaten Jayapura dalam upaya membangun dan meningkatkan prestasi olahraga disabilitas di Bumi Khena Mbay Umbay.

Renaldi berharap ilmu, pengalaman, dan pembinaan yang telah diperoleh Frans selama berada di SKODI dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan prestasi olahraga disabilitas di Kabupaten Jayapura, sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet disabilitas lainnya agar terus berlatih dan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Kepulangan Frans Marcelino Doyapo diharapkan menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar dalam pembinaan olahraga disabilitas di Kabupaten Jayapura serta memperkuat semangat pengembangan atlet berprestasi di Papua. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar