Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Billy Suwae, juga ketua DPW Partai PERINDO Papua. Rabu, 5/8/2026 (Foto; Doc)
SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com — Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Billy Suwae yang juga ketua DPW Partai PERINDO Papua, meminta pemerintah daerah segera menutup dapur pengolahan dan penyalur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di Disrik Depapre Kabupaten Jayapura. Seruan ini disampaikannya menyusul insiden keracunan yang menimpa begitu banyak warga di Distrik Depapre pada Selasa (4/8).
Dalam pernyataannya, Rabu (5/8), Billy Suwae menegaskan, langkah penutupan itu mutlak diperlukan demi menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan tidak ada lagi warga yang menjadi korban.
"Setelah insiden keracunan di Depapre yang menimpa begitu banyak warga, saya meminta agar dapur penyalur MBG di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura segera ditutup. Jangan sampai masih ada warga lain yang menerima makanan dan mengalami hal yang sama," tegas Billy Suwae yang juga adalah anggota dewan yang berasal dari Distrik Tersebut.
Ia menyoroti dugaan lemahnya pengawasan terhadap proses pengolahan, kebersihan, hingga penyimpanan makanan sebelum disalurkan kepada masyarakat. Menurutnya, jika prosedur keamanan pangan berjalan baik, insiden keracunan seharusnya tidak terjadi.
"Program MBG tujuannya baik untuk meningkatkan gizi masyarakat, namun jika kualitas dan keamanannya tidak terjamin, justru membahayakan warga. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah," tambahnya.
Billy juga meminta agar tim investigasi yang dibentuk dapat bekerja secara transparan dan tuntas. Hasil pemeriksaan sampel makanan dan penyebab pasti keracunan harus segera dipublikasikan agar masyarakat mengetahui kebenarannya. Selain itu, pihak penyelenggara dapur yang terbukti lalai harus dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. (DanTop)
0 Komentar