Abrasi Pantai di Kampung Dormena Distrik Depapre Kabupaten Jayapura. Rabu, 17/3/2026 (Foto; Dani Yaro)



DORMENA-JAYAPURA | Suaracyclops.com – Abrasi pantai yang terjadi di Kampung Dormena, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, mulai mengancam sejumlah fasilitas penting milik masyarakat. Gelombang laut yang terus mengikis bibir pantai dikhawatirkan dapat merusak jalan raya, bangunan sekolah, hingga rumah ibadah yang berada tidak jauh dari garis pantai.

Salah seorang warga setempat, Daniel Yaroseray, mengungkapkan bahwa kondisi abrasi semakin memprihatinkan dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, ombak laut secara perlahan menggerus daratan sehingga jarak antara laut dengan fasilitas umum semakin dekat. Rabu, (11/3)

“Sekarang ini abrasi sudah sangat dekat dengan jalan raya. Kalau tidak segera ditangani, kami khawatir bisa merusak sekolah dan juga rumah ibadah yang ada di kampung,” ujar Daniel kepada media ini.

Ia mengatakan masyarakat Kampung Dormena sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun dinas teknis terkait untuk melihat langsung kondisi tersebut dan segera mengambil langkah penanganan.

Menurut Daniel, warga tidak memiliki kemampuan dan sumber daya yang cukup untuk mengatasi abrasi secara mandiri. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi, seperti pembangunan penahan ombak atau langkah penanganan lainnya guna mencegah kerusakan yang lebih luas.

“Kami berharap pemerintah atau dinas terkait bisa turun langsung melihat kondisi di lapangan dan membantu penanganannya, supaya fasilitas umum dan permukiman warga tetap aman,” katanya.

Warga Kampung Dormena berharap upaya penanganan abrasi dapat segera dilakukan, mengingat jalan raya, sekolah, dan rumah ibadah merupakan fasilitas vital yang digunakan setiap hari oleh masyarakat setempat.

Jika dibiarkan berlarut-larut, abrasi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak yang lebih besar bagi aktivitas masyarakat di wilayah Distrik Depapre. (DanTop)