SENTANI-JAYAPURA | Suaracyclops.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura resmi meluncurkan pendaftaran transparansi seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Jayapura tahun 2026. Peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Jumat (13/3).
Dalam kesempatan itu, Bupati Yunus Wonda mengajak para pelajar yang akan mengikuti seleksi Paskibraka untuk mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti proses seleksi dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan disiplin tinggi.
Menurutnya, proses seleksi Paskibraka bukan hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme.
“Anak-anakku yang akan mengikuti seleksi harus menjaga kesehatan fisik dan mental. Tunjukkan dedikasi terbaik kalian. Jadikan ini sebagai momentum meningkatkan prestasi dan membentuk karakter sebagai generasi penerus bangsa yang membanggakan,” ujar Yunus Wonda.
Ia juga menegaskan bahwa peserta yang nantinya terpilih harus mengikuti seluruh aturan yang ditetapkan panitia, termasuk pembinaan dan pelatihan dari unsur TNI yang akan mendampingi proses pendidikan Paskibraka.
“Kalau sudah terpilih, maka harus patuh pada aturan yang sudah ditetapkan. Kita tidak bisa membuat aturan sendiri, karena pembinaan ini bertujuan membentuk disiplin dan tanggung jawab,” tegasnya.
Selain itu, Bupati berharap proses penjaringan peserta tidak hanya terpusat pada sekolah-sekolah di wilayah perkotaan, tetapi juga melibatkan siswa dari berbagai distrik di Kabupaten Jayapura.
Ia menilai keterwakilan dari sekolah di daerah akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di kampung maupun distrik ketika ada putra-putri daerah yang terpilih menjadi anggota Paskibraka.
“Saya berharap ada pemerataan. Jangan hanya dari sekolah-sekolah di dalam kota saja, tetapi juga dari distrik-distrik. Ketika mereka pulang ke daerahnya, itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat di kampung,” katanya.
Yunus Wonda juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Jayapura sebelumnya telah mencatat sejarah dengan mengirimkan putra-putri daerah hingga menjadi Paskibraka di tingkat nasional di Istana Negara.
Karena itu, ia optimistis potensi generasi muda di Kabupaten Jayapura sangat besar dan perlu dipersiapkan dengan baik sejak proses seleksi.
Sementara itu, proses pendaftaran seleksi Paskibraka 2026 dijadwalkan mulai 17 April 2026. Seleksi akan melibatkan tim dari berbagai unsur, termasuk Dewan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (DPPI) Provinsi Papua dan instansi terkait.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sistem pendaftaran tahun ini juga akan dilakukan secara online, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan keterbukaan dalam proses rekrutmen.
Tahapan seleksi direncanakan dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain di Aula Kantor Bupati Jayapura untuk tahapan administrasi serta di lapangan Gunung Merah Sentani untuk tes fisik dan keterampilan.
Selain itu, para peserta juga akan mendapatkan materi pembekalan seperti bela negara, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan, yang rencananya akan disampaikan oleh sejumlah narasumber termasuk pimpinan daerah.
Adapun persyaratan umum peserta seleksi antara lain berusia 16 hingga 18 tahun, masih berstatus pelajar kelas X (kelas 10) SMA/sederajat, serta memenuhi kriteria kesehatan, tinggi badan, dan kesiapan fisik.
Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap seleksi Paskibraka tahun ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan cinta tanah air.
“Salam Pancasila. Jadilah yang terbaik dalam seleksi ini,” tutup Bupati Yunus Wonda. (DanTop)
0 Komentar