Bupati Jayapura: Pembangunan Jalan Merupakan Wujud Perhatian Pemerintah untuk Masyarakat

Bupati Jayapura. Dr. Yunus Wonda, di dampingi Gubernur Papua. Mathius Fakhiri. Selasa, 23/6/2026 (Foto; Doc Humas)



JAYAPURA,PAPUA | Suaracyclops.com – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Jayapura merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Hal tersebut disampaikan Yunus Wonda usai menghadiri peresmian ruas jalan oleh Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, di Kabupaten Jayapura, Selasa (23/6).

Menurut Yunus, seluruh pembangunan yang saat ini berlangsung merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia menekankan bahwa kepala daerah hanya menjalankan amanah untuk merealisasikan program pembangunan yang dibiayai oleh negara.

> "Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan perhatian kepada Provinsi Papua, khususnya Kabupaten Jayapura. Semua pembangunan ini adalah program pemerintah. Kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati hanya menjalankan amanah untuk melaksanakan program tersebut," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proyek pembangunan menggunakan anggaran negara yang bersumber dari rakyat sehingga manfaatnya harus kembali dirasakan oleh masyarakat.

Yunus menjelaskan, salah satu ruas jalan yang baru diresmikan adalah akses menuju Skori. Selama ini masyarakat harus menempuh perjalanan memutar dengan jarak yang cukup jauh untuk menuju Sentani. Kehadiran jalan baru tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

"Jalan ini sudah lama menjadi harapan masyarakat. Dengan adanya akses baru, mobilitas warga menjadi lebih mudah dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin baik," katanya.

Selain ruas jalan Skori, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga telah menyelesaikan pembangunan ruas jalan menuju Dam Tamuai pada tahun ini. Kedua proyek tersebut, kata Yunus, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Jayapura.

Ia menjelaskan bahwa seluruh usulan pembangunan jalan berasal dari pemerintah daerah yang kemudian diajukan kepada pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Papua. Langkah tersebut dilakukan karena keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayapura.

"Kondisi keuangan daerah memang belum mampu membiayai seluruh kebutuhan infrastruktur. Karena itu kami mengusulkan pembangunan kepada pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Papua," jelasnya.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali mengusulkan dua ruas jalan strategis. Pertama, melanjutkan pembangunan ruas Skori sepanjang sekitar lima hingga tujuh kilometer hingga tersambung ke wilayah Sabron. Sementara sebagian ruas lainnya telah ditangani menggunakan APBD Kabupaten Jayapura.

Usulan kedua adalah peningkatan dan pengaspalan ruas jalan dari Amai menuju Dormena, Distrik Depapre. Menurut Yunus, pembangunan jalan tersebut diprioritaskan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata yang memiliki potensi besar di kawasan tersebut.

"Kawasan itu memiliki potensi wisata yang sangat besar dan sudah banyak dikunjungi masyarakat. Karena itu akses jalannya perlu ditingkatkan agar sektor pariwisata bisa berkembang lebih baik dan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat," tuturnya.

Di akhir keterangannya, Yunus kembali menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, pemerintah pusat, dan Pemerintah Provinsi Papua atas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Jayapura. Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut agar pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat terus diwujudkan. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar