SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Penulis buku Laut Papua, Dr. John Manangsang Wally, memaparkan gagasan strategis pembangunan "Terusan Papua" kepada Anggota DPD/MPR RI, Paul Finsen Mayor, saat menyerahkan bukunya di Cafe Kopi Dari Hati, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (3/6).
Dalam pertemuan tersebut, Dr. John menjelaskan bahwa salah satu ide utama yang tertuang dalam bukunya adalah perlunya membuka Terusan Papua yang menghubungkan wilayah utara Papua yang berbatasan dengan Samudera Pasifik hingga wilayah selatan yang terhubung dengan Laut Arafura.
Menurutnya, gagasan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi memiliki tujuan besar untuk memperkuat persatuan masyarakat asli Papua, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, serta mendorong perdamaian dunia.
"Terusan Papua dibangun di atas tiga substansi dasar.
Pertama, memperkuat persatuan Orang Asli Papua dengan menghadirkan representasi dari 301 suku asli Papua melalui penyediaan kampung-kampung wisata di sepanjang kawasan terusan," ujar Dr. John.
Ia menjelaskan, kampung wisata tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan budaya, adat istiadat, bahasa, serta kearifan lokal yang dimiliki setiap suku di Tanah Papua.
Selain itu, gagasan Terusan Papua juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kehadiran jalur konektivitas tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, jasa, dan berbagai aktivitas ekonomi produktif lainnya.
"Substansi kedua adalah membangun ekonomi dan kemakmuran Orang Asli Papua. Kehadiran terusan ini harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan," katanya.
Lebih lanjut, Dr. John menegaskan bahwa Terusan Papua juga mengemban misi diplomasi perdamaian dunia. Ia menilai posisi geografis Papua yang strategis dapat menjadi simbol konektivitas antarbangsa yang berorientasi pada kemajuan peradaban dan kemanusiaan.
"Terusan ini dihadirkan bukan untuk logistik perang, tetapi untuk konektivitas kemajuan peradaban, logistik pembangunan, keadilan, dan kemakmuran bersama," jelasnya.
Senator Paul Finsen Mayor menyambut baik berbagai gagasan yang disampaikan dalam buku Laut Papua. Menurutnya, pemikiran-pemikiran strategis tersebut penting untuk menjadi bahan diskusi dan kajian dalam merumuskan arah pembangunan Papua di masa depan.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai potensi besar Papua sebagai wilayah yang memiliki posisi penting dalam perkembangan ekonomi, budaya, dan geopolitik kawasan Pasifik di masa mendatang. (DanTop)
0 Komentar