Henock Puraro Pimpin Panitia Temu Raya PKB GKI, Targetkan Sukses Gelaran November 2026

Ketua Panitia Henock Puraro, saat memberikan sambutan. Minggu, 7/7/2026 (Foto; Doc AQ)



SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Panitia pelaksana Temu Raya ke-VIII Persekutuan Kaum Bapak (PKB) GKI di Tanah Papua resmi dilantik dalam ibadah Minggu di Jemaat GKI Rafael Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (7/6).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Ketua II Badan Pekerja Sinode (BPS) GKI di Tanah Papua, Pdt. Gustaf Wutoy, S.Th., M.Si, sebagai tanda dimulainya seluruh persiapan menuju pelaksanaan Temu Raya yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang dengan Klasis GKI Sentani sebagai tuan rumah.

Dalam kepanitiaan yang telah dikukuhkan, Henock Puraro dipercaya sebagai Ketua Panitia, didampingi Naaman Jalesy sebagai Sekretaris dan Agustina Tennu sebagai Bendahara. Kepanitiaan ini juga diperkuat sejumlah wakil ketua, wakil sekretaris, serta berbagai seksi pelayanan dan pendukung kegiatan.

Dalam sambutannya, Pdt. Gustaf Wutoy menegaskan bahwa Temu Raya PKB bukan sekadar ajang pertemuan warga gereja, tetapi juga menjadi wadah pembinaan iman, evaluasi program pelayanan, serta penyusunan langkah strategis PKB GKI di Tanah Papua untuk beberapa tahun ke depan.

"Temu Raya menjadi momentum perjumpaan kaum bapak dengan Tuhan, sekaligus kesempatan mengevaluasi program yang telah berjalan dan merancang program baru yang sejalan dengan arah pelayanan GKI di Tanah Papua menuju Sidang Sinode Tahun 2027," ujarnya.

Selain itu, forum tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi terkait perkembangan sosial masyarakat Papua yang dapat menjadi acuan pelayanan gereja bagi kaum bapak, ibu maupun anak-anak.

Sementara itu, Ketua Klasis GKI Sentani, Pdt. Albert Suebu, mengatakan panitia memiliki waktu kerja yang relatif singkat, yakni sekitar lima bulan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Temu Raya membutuhkan dukungan seluruh klasis di Wilayah I GKI di Tanah Papua, mengingat jumlah peserta yang diperkirakan hadir mencapai puluhan ribu orang.

"Kami memperkirakan sekitar 21 ribu peserta dan utusan akan datang ke Sentani. Karena itu diperlukan kerja sama dan komitmen seluruh panitia serta dukungan jemaat untuk menjadi tuan rumah yang baik," katanya.

Pdt. Albert juga mengajak seluruh panitia yang telah dilantik untuk bekerja dengan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan pelayanan sesuai tema fokus GKI di Tanah Papua Tahun 2026, yaitu Tahun Kepedulian.

,
Di sisi lain, Ketua Panitia Temu Raya PKB GKI di Tanah Papua, Henock Puraro, mengingatkan seluruh anggota panitia agar segera bergerak menjalankan tugas masing-masing mengingat waktu persiapan yang terbatas.

"Kita hanya memiliki waktu lima bulan. Karena itu seluruh panitia harus bekerja bersama, saling mendukung, dan mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya agar seluruh peserta dapat dilayani dengan baik," ujarnya.

Temu Raya PKB GKI di Tanah Papua ke-VIII nantinya akan melibatkan utusan dari 70 klasis definitif, 13 bakal klasis, dan lebih dari 2.000 jemaat yang tersebar di enam provinsi di Tanah Papua.

Panitia juga didukung sejumlah seksi kerja, antara lain bidang usaha dana, acara dan kerohanian, perlengkapan, akomodasi, sekretariat, konsumsi, dokumentasi dan publikasi, kesehatan, keamanan, transportasi, serta doa guna menyukseskan pelaksanaan kegiatan akbar tersebut. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar