SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Rumah Baca Efata Kampung Sereh bekerja sama dengan Yayasan Sama-Sama Tanah Papua menggelar pelatihan literasi digital dasar (basic digital literacy) bagi masyarakat Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pendiri Rumah Baca Efata, Elisabeth Oyaitouw, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai teknologi dan dunia digital agar tidak tertinggal di era perkembangan informasi saat ini.
“Kami berharap melalui pelatihan ini masyarakat, khususnya generasi muda di Kampung Sereh, memiliki wawasan yang lebih luas tentang dunia digital dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” kata Elisabeth saat pembukaan kegiatan.
Menurutnya, kemampuan digital saat ini menjadi kebutuhan penting dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga pelayanan publik. Karena itu, Rumah Baca Efata bersama Yayasan Sama-Sama Tanah Papua berinisiatif menghadirkan pelatihan tersebut bagi masyarakat.
Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh 34 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda berusia 18 tahun ke atas hingga orang dewasa.
Pada tahap awal, peserta mendapatkan materi dasar mengenai penggunaan teknologi digital dan pemanfaatannya secara aman dan positif. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pelatihan tingkat menengah (intermediate) dengan materi yang lebih mendalam.
Elisabeth berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda Kampung Sereh yang cerdas, melek teknologi, dan mampu menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Jayapura.
“Kami ingin anak-anak dan masyarakat Kampung Sereh tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan digital untuk hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Rumah Baca Efata masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana, terutama pembangunan fasilitas yang lebih memadai agar masyarakat yang datang belajar dapat merasa nyaman.
Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh sertifikat keikutsertaan yang diterbitkan oleh Yayasan Sama-Sama Tanah Papua. (DanTop)
0 Komentar