Bupati Jayapura Siap Buka Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Suku Sentani di Kampung Hobong

Foto bersama Panitia Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Sentani (Bhuyakha) bersama Bupati Jayapura. Senin, 6/7/2026 (Foto; Doc Makho)



SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Ketua Panitia Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Suku Sentani (Bhuyakha), Anderson Tokoro, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kabupaten Jayapura atas sambutan dan dukungan yang diberikan kepada panitia saat melakukan audiensi di ruang kerja Bupati, Senin (6/7).

Dalam pertemuan tersebut, panitia secara resmi menyerahkan undangan kepada Bupati Kabupaten Jayapura untuk menghadiri sekaligus membuka Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Suku Sentani yang akan dilaksanakan di Kampung Hobong Distrik Sentani Kabupaten Jayapura tanggal 24 Juli 2026.

Menurut Anderson Tokoro, sambutan hangat yang diberikan Bupati menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya memperkuat persatuan masyarakat adat Sentani.

"Kami bersyukur kepada Tuhan karena hari ini kami diterima dengan sangat baik oleh Bupati Kabupaten Jayapura. Beliau sangat antusias dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Suku Sentani," ujarnya kepada wartawan usai audiensi.

Ia menjelaskan, rapat besar tersebut tidak hanya menjadi forum silaturahmi masyarakat adat, tetapi juga akan menjadi tahapan awal menjelang pelaksanaan kongres masyarakat adat Suku Sentani.

Menurutnya, panitia bersama seluruh elemen masyarakat adat berkomitmen mendukung kepemimpinan Bupati Kabupaten Jayapura dalam membangun daerah selama masa jabatannya.

Dalam kesempatan itu, Anderson juga menyampaikan harapan masyarakat agar kepemimpinan Bupati terus mendapat kepercayaan di masa mendatang.

"Kami berharap beliau dapat terus mengabdi bagi masyarakat. Bahkan, apabila Tuhan berkenan dan masyarakat memberikan kepercayaan, kami berharap beliau dapat melanjutkan pengabdian pada jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi," katanya.

Anderson mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda, kaum intelektual, dan seluruh elemen masyarakat Sentani, untuk menjaga persatuan serta mendukung pelaksanaan Rapat Besar Bhuyakha.

Ia mengingatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat, karena tujuan utama panitia adalah memperkuat persaudaraan dan memajukan masyarakat Sentani.

"Kami tidak sedang membicarakan kepentingan kelompok tertentu. Yang kami pikirkan adalah bagaimana Sentani ke depan menjadi lebih baik, bermartabat, dan masyarakat adat tetap bersatu," tegasnya.

Selain itu, Anderson turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang selama ini memberikan dukungan kepada panitia, khususnya Bapak. Melki Suebu, yang dinilai konsisten membantu kelancaran berbagai persiapan kegiatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, terutama Bapak Melki, yang terus mendukung dan memberikan semangat kepada panitia dalam setiap tahapan persiapan kegiatan ini," ucapnya.

Ia juga mengajak para ondofolo maupun tokoh adat yang selama ini belum terlibat aktif untuk bersama-sama mendukung agenda tersebut demi menjaga harkat, martabat, dan masa depan masyarakat adat Sentani.

Menutup keterangannya, Anderson memastikan Bupati Kabupaten Jayapura telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dan membuka secara resmi Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Suku Sentani (Bhuyakha ) di Kampung Hobong.

"Puji Tuhan, Bupati menyatakan siap hadir dan membuka Rapat Besar Masyarakat Hukum Adat Suku Sentani. Ini menjadi penyemangat bagi seluruh panitia untuk terus bekerja menyukseskan kegiatan tersebut," pungkasnya. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar