JAYAPURA, PAPUA | Suaracyclops.com – Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua bersama Departemen Persekutuan Kaum Bapak (PKB) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Temu Raya dan Karya PKB GKI Se-Tanah Papua ke-8. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang persekutuan, tetapi juga diarahkan sebagai momentum kebangkitan kemandirian ekonomi warga gereja.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat persiapan yang berlangsung di Kantor Sinode GKI di Tanah Papua. Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah program strategis yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota PKB di seluruh wilayah pelayanan GKI di Tanah Papua.
Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pengembangan program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan ternak babi bagi anggota PKB yang aktif dalam kehidupan bergereja. Usulan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut oleh Sinode GKI bersama Departemen PKB untuk menentukan mekanisme dan jumlah bantuan yang dapat direalisasikan.
Ketua Panitia Temu Raya dan Karya PKB GKI Se-Tanah Papua Ke-8. Henock Puraro, menambahkan selain itu, rapat juga membahas usulan iuran sebesar Rp10.000 per anggota PKB sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung program pelayanan dan pemberdayaan organisasi. Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Sinode GKI di Tanah Papua dan dinilai berpotensi menjadi model pembiayaan pelayanan yang berkelanjutan.
Jika disepakati dalam Sidang Sinode GKI Tahun 2027, mekanisme tersebut diharapkan dapat diterapkan secara menyeluruh untuk mendukung berbagai program pelayanan organisasi kategorial di lingkungan GKI di Tanah Papua.
"Dalam rapat tersebut, panitia juga memaparkan pembagian wilayah koordinasi peserta ke dalam 12 zona guna mempermudah pengaturan keikutsertaan jemaat pada Temu Raya dan Karya PKB ke-8." Ucap Puraro.
Sejumlah zona yang telah ditetapkan meliputi:
- Zona 1: Kota/Kabupaten Jayapura.
- Zona 2: Wilayah Waena dan sekitarnya.
- Zona 3: Kampung Harapan.
- Zona 4: Klasis Konomi.
- Zona 5: Wilayah Macendutek.
- Zona 6: Wilayah Doar.
Sementara pembagian zona untuk wilayah Danau Sentani dan beberapa daerah lainnya masih akan diputuskan dalam rapat panitia berikutnya.
Panitia berharap sistem pembagian zona tersebut dapat mempermudah koordinasi, memperlancar mobilisasi peserta, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan Temu Raya dan Karya PKB GKI Se-Tanah Papua ke-8.
Melalui kegiatan ini, Sinode GKI di Tanah Papua bersama Departemen PKB berharap lahir berbagai program nyata yang tidak hanya memperkuat iman dan persekutuan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi jemaat sehingga memberi dampak positif bagi keluarga, gereja, dan masyarakat. (DanTop)
0 Komentar