Batalyon Infanteri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti (VJS) Sentani yang mengerahkan personel, tenaga medis, ambulans, hingga perlengkapan kesehatan untuk membantu pelayanan terhadap para pasien. Rabu, 5/8/2026 (Foto; Doc Humas)
SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com – Penanganan terhadap warga yang terdampak dugaan keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Batalyon Infanteri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti (VJS) Sentani yang mengerahkan personel, tenaga medis, ambulans, hingga perlengkapan kesehatan untuk membantu pelayanan terhadap para pasien.
Sejak Selasa (4/8), Yonif 751/VJS mulai menurunkan berbagai fasilitas pendukung guna membantu pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam menangani para korban yang masih menjalani perawatan.
Adapun bantuan yang dikerahkan meliputi tiga unit tenda, 60 tempat tidur lapangan (velbed), 10 tenaga medis, dua orang perawat, serta satu unit ambulans yang disiagakan untuk mendukung proses evakuasi maupun pelayanan kesehatan.
Langkah cepat tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat.
Komandan Yonif 751/VJS Sentani, Mayor Inf. Erwan Hatlianto, mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan semaksimal mungkin agar penanganan para pasien dapat berjalan dengan baik.
"Semoga para pasien yang mengalami keracunan bisa segera sembuh. Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk mendukung penanganan di lapangan," ujar Mayor Inf. Erwan Hatlianto.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas bersama. Karena itu, seluruh personel yang diterjunkan diharapkan dapat membantu mempercepat pelayanan medis sehingga kebutuhan para pasien dapat terpenuhi dengan baik.
Kehadiran Yonif 751/VJS di lokasi menjadi bukti bahwa penanganan bencana maupun kondisi darurat kemanusiaan memerlukan kerja sama semua pihak. Dukungan dari TNI diharapkan dapat meringankan beban tenaga kesehatan sekaligus memberikan rasa aman dan semangat bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah tersebut.
Hingga saat ini, proses penanganan para pasien terus dilakukan oleh tim kesehatan bersama pemerintah daerah dengan harapan seluruh korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (DanTop)
0 Komentar