SENTANI,JAYAPURA | Suaracyclops.com – Perusahaan penyedia daging ayam beku CV Prima Frozen di kawasan Sentani, Kabupaten Jayapura, memastikan ketersediaan stok ayam beku tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri.
Owner CV Prima Frozen, Abdul Azis, mengatakan kapasitas penyimpanan gudang atau cold storage yang dimiliki perusahaannya cukup besar, sehingga mampu menjaga ketersediaan pasokan ayam di wilayah Sentani dan sekitarnya.
Menurutnya, fasilitas cold storage yang dimiliki mampu menampung hingga delapan kontainer daging ayam beku dengan total kapasitas sekitar 120 ton.
“Kalau satu kontainer rata-rata sekitar 15 ton. Jadi kalau delapan kontainer, totalnya bisa mencapai sekitar 120 ton. Di gudang kami ada dua pintu, masing-masing bisa menampung empat kontainer,” ujar Azis saat ditemui di sela-sela kegiatan sidak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, Jumat (13/3).
Ia menjelaskan, cold storage tersebut menggunakan mesin pendingin khusus dengan kapasitas besar yang mampu menjaga suhu penyimpanan hingga minus 20 hingga minus 21 derajat Celsius.
Dengan suhu tersebut, kualitas ayam beku dapat terjaga dalam jangka waktu lama.
“Kami menggunakan mesin pendingin dengan sistem blower besar sehingga suhu di dalam ruangan tetap stabil. Dengan suhu minus 20 sampai minus 21 derajat, produk bisa bertahan hingga satu tahun,” jelasnya.
Azis menambahkan, sebagian besar pasokan ayam beku yang disimpan di gudang tersebut didatangkan dari produsen di Surabaya, Jawa Timur. Proses pengiriman dari Surabaya ke Jayapura memakan waktu sekitar 10 hari melalui jalur laut.
Ia memastikan produk yang diterima dalam kondisi baik karena berasal dari produsen resmi yang telah memiliki merek dan disegel sesuai standar kesehatan pangan.
“Produk yang datang sudah bermerk dan tersegel. Jadi kualitasnya terjamin. Ditambah lagi dengan penyimpanan yang suhunya stabil, sehingga barang tetap terjaga sampai ke konsumen,” katanya.
CV Prima Frozen sendiri baru mulai beroperasi di Sentani sejak pertengahan Januari 2026. Gudang penyimpanan tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 pagi hingga 20.00 malam.
Azis mengatakan pihaknya juga berkomitmen menjaga stabilitas harga ayam di pasaran, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idulfitri.
“Kami berusaha memastikan stok tetap tersedia supaya harga tidak melonjak. Kalau barang kosong di pasar, biasanya harga langsung naik. Itu yang kami coba antisipasi dengan menjaga ketersediaan stok,” ujarnya.
Saat ini harga ayam yang dijual berkisar Rp46.000 per kilogram.
Selain mendatangkan pasokan dari luar daerah, pihaknya juga turut membeli ayam dari pedagang lokal di Jayapura untuk kemudian disimpan di fasilitas pembekuan milik perusahaan.
Menurut Azis, langkah tersebut dilakukan untuk membantu menjaga perputaran usaha pedagang lokal sekaligus memastikan distribusi ayam di pasar tetap berjalan.
“Kami juga kadang mengambil ayam dari pedagang lokal untuk dibekukan di sini. Jadi bukan hanya mengambil dari Surabaya, tapi juga membantu penjualan peternak dan pedagang lokal,” jelasnya.
Ke depan, Azis berharap gudang cold storage miliknya dapat memperoleh Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sehingga operasional penyimpanan dan distribusi produk pangan asal hewan tersebut dapat berada di bawah pengawasan resmi pemerintah.
“Kami siap dibina oleh dinas agar ke depan bisa mendapatkan NKV. Dengan begitu kualitas produk dan pengelolaan gudang bisa terus terjaga,” pungkasnya. (DanTop)
0 Komentar